Peluang The Fed Pangkas Suku Bunga di Desember Sudah 67%, Pertanda Apa di Pasar Bitcoin Cs?

Selasa, 25 November 2025 | 09:37:32 WIB
Peluang The Fed Pangkas Suku Bunga di Desember Sudah 67%, Pertanda Apa di Pasar Bitcoin Cs? (sumber: pexels)

VINANSIA.COM – Setelah melalui minggu yang penuh gejolak, Bitcoin kembali menunjukkan sinyal positif, melonjak di atas $86.000. Ini terjadi karena pasar kini semakin yakin The Fed akan memotong suku bunga acuan pada bulan Desember.

Catatan Penting:

  • Bitcoin bangkit lagi di atas $86.000 karena pasar semakin yakin Bank Sentral AS (The Fed) akan memotong suku bunga di bulan Desember, meski para pejabat The Fed sendiri masih terpecah pendapat.
  • Analis memperkirakan Bitcoin bisa menuju kisaran $90.000 hingga $96.000. Namun, mereka juga mewanti-wanti bahwa keputusan The Fed bulan Desember sangat tidak pasti.

Kepercayaan ini meningkat tajam setelah lembaga riset Barclays menyarankan bahwa Ketua The Fed, Jerome Powell, kemungkinan masih mendukung pemotongan suku bunga 0,25% (25 basis poin), meskipun ada perselisihan internal di antara para pejabat The Fed.

Saat ini, alat yang digunakan pasar untuk memprediksi keputusan The Fed (CME FedWatch) menunjukkan peluang pemotongan suku bunga pada Desember sudah di atas 67%. Angka ini melonjak tajam dari perkiraan sebelumnya yang cenderung tidak ada perubahan suku bunga.

Pejabat The Fed Terpecah, Pasar Kebingungan

Bank Sentral AS (The Fed) saat ini terbagi, memberikan sinyal yang campur aduk kepada para trader. Beberapa pembuat kebijakan terbuka untuk melonggarkan suku bunga, sementara yang lain memilih untuk menahannya sampai ada data yang lebih jelas. Perpecahan ini membuat pertemuan Desember mendatang menjadi sangat tidak pasti.

Di sisi lain, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, ikut berkomentar dengan mengatakan ekonomi AS tidak sedang menghadapi resesi atau gelombang inflasi baru. Komentarnya ini memperkuat harapan bahwa pemotongan suku bunga mungkin tidak akan mengancam stabilitas ekonomi, memberi semangat lebih bagi pasar untuk terus rally (menguat).

Namun, tidak semua setuju. Analis kripto Charlie Bilello justru berpendapat The Fed seharusnya menaikkan suku bunga sebesar 0,5% (50 basis poin). Menurutnya, inflasi sudah di atas target The Fed (2%) selama lebih dari lima tahun, sementara harga saham dan perumahan terus memecahkan rekor. Memotong suku bunga sekarang hanya akan memperburuk masalah daya beli dan memicu lebih banyak inflasi.

Bitcoin Mendapatkan Energi Baru

Seiring menguatnya narasi pemotongan suku bunga ini, Bitcoin bangkit kuat, naik lebih dari 8% dari penurunan terbarunya di kisaran $81.000. Volume perdagangan kembali meningkat, menunjukkan minat baru dari investor ritel maupun institusi.

Analis Michael van de Poppe memperkirakan Bitcoin akan menguji ulang area $85.200 sebelum menargetkan kisaran $90.000 hingga $96.000. Analis lain, Rekt Capital, juga mengatakan bertahan di atas $86.000 membuka peluang untuk bergerak menuju $93.000.

Meskipun demikian, ada yang memperingatkan. Analis Timothy Peterson mengatakan keyakinan pasar pada pemotongan suku bunga bisa keliru. Ia memperingatkan bahwa sikap The Fed masih terbelah enam lawan enam, yang menciptakan ketidakpastian dan risiko maksimal di pasar.

Tanya Jawab Singkat (FAQ)

1. Bagaimana pemotongan suku bunga The Fed bisa memengaruhi harga Bitcoin?
Pemotongan suku bunga bisa membuat Dolar AS melemah dan meningkatkan selera investor terhadap risiko. Hal ini sering kali mendukung harga Bitcoin dan dapat memicu kenaikan pasar dalam jangka pendek.

2. Apakah pejabat The Fed sudah sepakat untuk memotong suku bunga di bulan Desember?
Tidak, para pejabat The Fed masih terpecah. Beberapa mendukung pelonggaran kebijakan, sementara yang lain ingin mempertahankan suku bunga saat ini. Perbedaan pendapat ini membuat keputusan pada bulan Desember menjadi sangat tidak pasti bagi pasar.

3. Apakah pasar terlalu percaya diri mengenai pemotongan suku bunga di bulan Desember?
Mungkin saja. Ekspektasi pasar telah berubah drastis, dan sinyal yang campur aduk dari The Fed berarti para trader mungkin melebih-lebihkan kepastian adanya pemotongan suku bunga.

Tags

Terkini