VINANSIA.COM – Grup Bakrie, konglomerasi yang dulu dikenal agresif di sektor sumber daya, kini resmi menunjukkan tanda-tanda kebangkitannya. Lewat Energi Mega Persada (ENRG), mereka mengambil alih sepenuhnya Blok Kangean, aset gas strategis yang memasok industri besar di Jawa Timur. Langkah ini bukan sekadar bertahan, tetapi bukti bahwa Bakrie kembali masuk mode ekspansi.
Japex (Japan Petroleum Exploration) akhirnya meninggalkan Blok Kangean setelah bertahun-tahun menjadi mitra pengelola. Anda pasti paham, ketika satu pemain global angkat kaki, biasanya ada dinamika besar di baliknya. Yang menarik, 25% sisa hak partisipasi Japex tidak jatuh ke perusahaan migas raksasa asing lainnya, tetapi justru diambil alih oleh Grup Bakrie melalui ENRG.
Hasilnya? Untuk pertama kalinya sejak lama, Bakrie menguasai seluruh Blok Kangean. Kepemilikan penuh ini memberi mereka kontrol total atas strategi pengembangan, investasi, hingga arus kas yang dihasilkan.
Kenapa Blok Kangean Penting?
Blok Kangean bukan blok sembarangan. Gas dari wilayah ini menjadi pemasok utama untuk sejumlah industri skala besar di Jawa Timur. Jika industri butuh pasokan yang stabil, maka operator blok ini otomatis menikmati arus kas yang stabil pula.
Selain itu, Kangean menyimpan dua aset penting: Lapangan Rancak dan West Kangean. Keduanya masih punya ruang pengembangan yang bisa mendongkrak produksi jangka panjang. Dengan kata lain, Kangean bukan hanya mesin cashflow, tapi juga peluang eksplorasi berkelanjutan.
ENRG Langsung Umumkan Langkah Ekspansif
Setelah akuisisi final, ENRG tidak menunggu lama untuk bergerak. Mereka langsung mengumumkan rencana besar:
- pengeboran tiga sumur pengembangan baru,
- eksplorasi tambahan untuk menemukan cadangan gas baru.
Langkah ini menunjukkan pola yang sangat berbeda dari perusahaan yang sekadar bertahan hidup. Ini langkah menyerang. Langkah ekspansi.
Jejak Besar Bakrie di Migas: Masa Keemasan 2000-an
Anda pasti ingat, era awal 2000-an adalah masa ketika Bakrie membangun kerajaan energi. Tahun 2001, mereka mendirikan Energi Mega Persada (ENRG) untuk fokus menggarap industri minyak dan gas secara profesional dan terstruktur.
Sepanjang satu dekade berikutnya, ENRG berkembang pesat. Mereka menguasai sejumlah blok migas di berbagai daerah, masuk ke proyek-proyek besar, dan dikenal sebagai salah satu pemain domestik paling agresif. Pada periode ini, Bakrie benar-benar “all-in” di sektor energi.
Kemunduran Akibat Krisis 2008–2012
Semua kejayaan itu terpukul keras oleh badai finansial yang muncul antara 2008 hingga 2012. Utang yang menumpuk, kejatuhan BUMI Resources, serta restrukturisasi besar-besaran membuat banyak lini bisnis Bakrie melemah, termasuk migas. Selama bertahun-tahun, fokus utama grup ini bukan lagi ekspansi, melainkan bertahan.
ENRG Mulai Bangkit Lagi Dalam Beberapa Tahun Terakhir
Jika Anda perhatikan secara pelan-pelan, pola ENRG mulai berubah sejak beberapa tahun terakhir. Mereka mulai unjuk gigi lagi melalui serangkaian akuisisi dan penemuan baru, seperti:
- mengakuisisi dua blok produksi dari Pertamina Hulu Energi (2023),
- mengambil alih sepenuhnya perusahaan regasifikasi SRGS,
- menemukan potensi 20 juta barel minyak baru di Blok Bentu (2025),
- meningkatkan produksi di blok-blok lama.
Gerakan-gerakan ini mungkin terlihat kecil bagi publik, tapi di industri migas, langkah-langkah tersebut adalah sinyal bahwa ENRG kembali membangun fondasi untuk ekspansi besar.
Kangean Mengunci Arah Baru Strategi Bakrie
Dengan menguasai 100% Kangean, Bakrie kini memiliki aset gas yang:
- memberi mereka posisi sebagai operator penuh di proyek berskala besar,
- menyediakan kepastian cashflow jangka panjang,
- membuka ruang eksplorasi tambahan untuk meningkatkan cadangan gas.
Jika sebelumnya mereka hanya fokus bertahan dan merapikan struktur keuangan, Kangean menjadi bukti bahwa fase bertahan sudah selesai. Fase menyerang sudah dimulai.
Perubahan Strategi Bakrie
| Periode | Arah Bisnis | Contoh Langkah |
|---|---|---|
| 2001–2011 | Ekspansi besar-besaran | Akuisisi blok migas, agresif masuk industri |
| 2012–2020 | Bertahan & restrukturisasi | Pengurangan utang, efisiensi |
| 2021–2025 | Comeback & ekspansi | Akuisisi PHE, regasifikasi SRGS, temuan Blok Bentu, kuasai penuh Kangean |
Pada akhirnya, fakta ini jelas, Bakrie kini kembali sebagai pemain serius di industri migas Indonesia. Setelah badai besar, setelah restrukturisasi panjang, setelah bertahun-tahun bergerak pelan. Mereka kini mengambil langkah nyata menuju kebangkitan.
Kepemilikan penuh atas Blok Kangean menandai kembali hadirnya Grup Bakrie sebagai pemain energi yang tidak bisa lagi diabaikan. Mereka tidak hanya bangkit. Mereka mulai menyerang lagi.