Awas Nyesek, Harga Bitcoin Bisa Jebol Support Penting di Bawah 99 ribu Dolar AS

Senin, 27 Januari 2025 | 13:03:25 WIB
Awas Nyesek, Harga Bitcoin Bisa Jebol Support Penting di Bawah 99 ribu Dolar AS. (ilustrasi: pexels)

VINANSIA.COM – Pasar kripto kembali diterpa badai merah dengan mayoritas aset digital mencatatkan kerugian signifikan. Bitcoin (BTC), sebagai kripto unggulan, menghadapi tekanan besar yang berpotensi menekan harganya di bawah support krusial $99,000.

Beberapa altcoin seperti XRP, ADA, PEPE, LINK, dan SUI juga mengalami penurunan tajam, meskipun beberapa token seperti AIOZ Network, Jupiter, dan Bittensor berhasil bertahan.

Namun, apakah ini akhir dari tren bullish atau hanya koreksi sementara? Berikut ulasan lengkap tentang sentimen pasar dan prediksi harga Bitcoin.

Kondisi Pasar Terkini

Sejak awal pekan ini, harga Bitcoin menunjukkan tren bearish, memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar. Namun, optimisme tetap terjaga dengan adanya perkembangan signifikan, seperti kenaikan volume Bitcoin ETF yang mencapai $4,2 miliar setelah pelantikan Presiden Donald Trump.

Di sisi lain, perusahaan seperti Microstrategy terus menambah kepemilikan Bitcoin. Pada tahun ini saja, perusahaan yang dipimpin Michael Saylor tersebut telah mengakumulasi 14.600 BTC. Hal ini mengindikasikan kepercayaan institusional terhadap potensi jangka panjang Bitcoin.

Faktor Pemicu Volatilitas Minggu Ini

Pasar kripto diprediksi akan menghadapi volatilitas tinggi dengan berbagai peristiwa ekonomi penting di depan mata, seperti:

  • Rapat FOMC (Federal Open Market Committee): Keputusan kebijakan moneter ini sering kali memengaruhi sentimen risiko di pasar kripto.
  • Data PDB (Produk Domestik Bruto): Angka pertumbuhan ekonomi akan menjadi indikator utama untuk trader dalam menentukan langkah selanjutnya.
  • Indeks PCE (Personal Consumption Expenditures): Indikator inflasi ini akan menunjukkan apakah tekanan harga terus meningkat atau mereda.
  • Data Pengangguran: Angka ini dapat memberikan gambaran tentang kekuatan ekonomi global dan potensi dampaknya terhadap pasar kripto.

Hasil dari peristiwa ini akan menjadi katalis utama yang dapat mendorong atau menekan harga Bitcoin lebih jauh.

Prediksi Harga Bitcoin

Menurut Arthur Hayes, salah satu pendiri BitMEX, koreksi saat ini hanya bersifat sementara. Ia memperkirakan harga Bitcoin dapat turun ke level $70,000 hingga $75,000 sebelum melanjutkan tren bullish. Bahkan, ia optimis BTC akan mencapai ATH baru di $250,000 sebelum akhir tahun 2025.

Keyakinan ini didasarkan pada sifat pasar kripto yang cenderung bersiklus, di mana koreksi besar sering kali menjadi awal dari bull run berikutnya. Jika prediksi ini benar, kapitalisasi pasar global kripto berpotensi melampaui $4 triliun dalam waktu dekat.

Tabel Performa Bitcoin dan Altcoin Utama

AsetHarga (USD)Perubahan 24 JamPrediksi Dukungan HargaPotensi ATH Tahun 2025
Bitcoin (BTC)$99,000-3%$70,000 - $75,000$250,000
Ethereum (ETH)$3,288-1.5%$3,100$5,000
Ripple (XRP)$3.00-2%$2.50$10

Meskipun pasar kripto saat ini sedang mengalami koreksi tajam, banyak analis dan institusi percaya bahwa ini hanyalah fase sementara.

Dengan fundamental yang kuat, adopsi institusional yang terus meningkat, dan berbagai sentimen positif di masa depan, Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan memiliki potensi besar untuk melanjutkan tren bullish dan mencapai rekor tertinggi baru pada tahun ini.

Selalu perhatikan volatilitas pasar dan rencanakan strategi investasi Anda dengan bijak.

Tags

Terkini