Prediksi Harga XRP, Menuju Lonjakan 1.500% Jika ETF Disetujui, Bisa Tembus $27?

Prediksi Harga XRP, Menuju Lonjakan 1.500% Jika ETF Disetujui, Bisa Tembus $27?
Prediksi Harga XRP, Menuju Lonjakan 1.500% Jika ETF Disetujui, Bisa Tembus $27? (sumber foto: pixabay)

VINANSIA.COM – XRP telah mengalami perjalanan yang penuh gejolak dalam beberapa bulan terakhir dengan fluktuasi harga yang signifikan dan perkembangan regulasi yang menarik perhatian pasar.

Pada 16 Januari 2025, XRP melonjak ke level tertinggi multi-tahunan di $3,39, didorong oleh sentimen pasar yang kuat. Namun, reli ini tidak bertahan lama.

Per 17 Februari 2025, harga XRP telah turun ke $2,68, mengalami penurunan 21% dari puncaknya di Januari. Meskipun begitu, XRP masih sekitar 31% di bawah rekor tertingginya di $3,89 yang tercapai pada Januari 2018.

Meski terjadi koreksi, XRP tetap menjadi salah satu aset dengan kinerja terbaik di 100 besar kripto, mencatatkan kenaikan 145% dalam 90 hari terakhir. Bahkan, XRP mengungguli Ethereum dan Solana yang justru mengalami penurunan nilai dalam periode yang sama.

Selain faktor teknis, sentimen politik juga memengaruhi lonjakan harga XRP. Terpilihnya kembali Donald Trump sebagai Presiden AS menciptakan lingkungan yang lebih ramah terhadap aset kripto.

Selain itu, pengunduran diri Ketua SEC, Gary Gensler, menambah optimisme bahwa regulasi terhadap kripto akan lebih akomodatif di bawah kepemimpinan Mark Uyeda.

Dengan kombinasi aksi harga yang kuat, perubahan regulasi, dan faktor politik yang menguntungkan, apa yang bisa kita harapkan dari XRP ke depan? Mari kita bahas lebih lanjut.

Apakah ETF XRP Akan Disetujui?

XRP tetap menjadi pusat perhatian dengan perkembangan besar yang terjadi baru-baru ini.

Pada 13 Februari 2025, SEC secara resmi menerima pengajuan dari New York Stock Exchange dan Grayscale Investments untuk ETF XRP berbasis spot.

Proposal ini bertujuan untuk mengonversi Grayscale XRP Trust senilai $16,1 juta menjadi ETF yang dapat diperdagangkan secara bebas. Coinbase Custody Trust Company akan bertindak sebagai kustodian, sementara BNY Mellon menangani administrasi.

Dengan pengakuan SEC ini, proses peninjauan telah resmi dimulai dan akan berlangsung dalam jangka waktu maksimal 240 hari. Tenggat waktu pertama jatuh pada pertengahan Maret 2025 untuk periode tinjauan awal selama 45 hari, diikuti dengan kemungkinan perpanjangan hingga keputusan final di pertengahan Oktober 2025.

Selain Grayscale, Chicago Board Options Exchange juga mengajukan permohonan ETF XRP dari Bitwise. Berbeda dengan Grayscale yang ingin mengonversi trust yang ada, Bitwise berencana meluncurkan dana baru dari nol.

Meskipun ada tantangan dalam persetujuan ETF, pengamat industri seperti Matt Hougan dari Bitwise tetap optimis. Menurutnya, fakta beberapa perusahaan kembali mengajukan ETF XRP menunjukkan bahwa SEC mulai lebih terbuka untuk mempertimbangkan produk ini.

Namun, yang membuat proses ini lebih kompleks adalah pertempuran hukum yang masih berlangsung antara Ripple dan SEC. Pada Desember 2020, SEC menggugat Ripple dengan tuduhan bahwa XRP dijual sebagai sekuritas yang tidak terdaftar. Meski Ripple meraih kemenangan sebagian pada Agustus 2023, ketidakpastian regulasi masih membayangi.

Analis Bloomberg, James Seyffart dan Eric Balchunas, memperkirakan peluang persetujuan ETF XRP mencapai 65% pada akhir 2025.

Halaman

#kripto

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index