VINANSIA.COM – Hey, para penggemar dunia investasi dan saham! Ada berita menarik dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Mereka baru saja mengumumkan rencana untuk melakukan buyback saham senilai USD200 juta atau sekitar Rp3,2 triliun! Yuk, kita kupas lebih dalam tentang kabar ini.
Buyback Saham Senilai USD200 Juta
Manajemen GOTO mengungkapkan dalam keterbukaan informasi di BEI bahwa perusahaan berencana membeli kembali saham mereka sebanyak-banyaknya USD200 juta. Rencana ini akan dibahas dan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 11 Juni 2024.
Kenapa sih GOTO mau buyback saham? Menurut mereka, langkah ini dilakukan agar perusahaan bisa punya fleksibilitas dan opsi yang lebih baik dalam mengelola modal serta memaksimalkan imbal hasil (return) kepada pemegang saham. Terlebih lagi, kondisi perusahaan yang semakin membaik dengan tingkat profitabilitas yang naik dan EBITDA yang disesuaikan positif pada kuartal IV-2023 menjadi alasan kuat di balik keputusan ini.
Dampak Buyback Saham
Manajemen GOTO menambahkan bahwa buyback ini akan memberikan nilai tambah pada earnings per share saat perusahaan mencapai laba bersih di masa depan. Mereka menegaskan, dana untuk buyback ini berasal dari kas internal perusahaan. Jadi, nggak perlu khawatir, mereka nggak akan menggunakan dana dari hasil penawaran umum atau pinjaman.
Per 31 Maret 2024, saldo kas GOTO mencapai Rp23 triliun. Jumlah ini cukup untuk mendukung tujuan buyback tanpa mengganggu kesehatan finansial perusahaan.
Pengunduran Diri Andre Soelistyo
Nah, ada kabar lain yang nggak kalah penting. Andre Soelistyo, salah satu pendiri GOTO, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai komisaris perseroan. Manajemen GOTO menyebutkan bahwa Andre ingin fokus pada bidang lain. Tapi, jangan khawatir, meskipun nggak lagi menjabat, Andre, bersama William Tanuwijaya dan Melissa Siska Juminto, masih bisa mempertahankan kepemilikan saham seri B mereka.
Di sisi lain, Patrick Sugito Walujo, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama, diusulkan untuk menjadi pihak yang berhak memegang Saham Seri B Perseroan. Patrick telah memberikan berbagai kontribusi besar terhadap perkembangan perusahaan dan memenuhi semua kriteria yang disyaratkan dalam POJK 22/2021.
Kesimpulan
Dengan langkah buyback saham ini, GOTO menunjukkan keseriusan mereka dalam memperkuat posisi keuangan dan memberikan nilai lebih bagi para pemegang saham. Meski ada perubahan di jajaran komisaris, perusahaan tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai target-target besar di masa depan.
Jadi, buat kalian yang memegang saham GOTO atau berencana berinvestasi, tetap pantau perkembangan ini ya! Bagaimana menurut kalian tentang langkah buyback ini? Apakah ini saat yang tepat untuk membeli saham GOTO? Share pendapat kalian di kolom komentar.