Pemerintah Siapkan 9,5 Juta Ton Pupuk Subsidi 2025, Petani Bisa Dapatkan Lewat Skema Baru

Pemerintah Siapkan 9,5 Juta Ton Pupuk Subsidi 2025, Petani Bisa Dapatkan Lewat Skema Baru
Pemerintah Siapkan 9,5 Juta Ton Pupuk Subsidi 2025, Petani Bisa Dapatkan Lewat Skema Baru

VINANSIA.COM - Pemerintah Indonesia telah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 9,5 juta ton untuk tahun 2025, yang terdiri dari Urea sebanyak 4,6 juta ton, NPK sebanyak 4,2 juta ton, NPK untuk Kakao sebesar 147 ribu ton, dan pupuk organik sebesar 500 ribu ton.

Distribusi pupuk bersubsidi tahun 2025 akan menggunakan skema baru, yaitu penyaluran langsung kepada petani. Skema penyaluran yang lebih sederhana ini akan diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang penyederhanaan penyaluran pupuk bersubsidi yang ditargetkan terbit pada Desember 2024. 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa petani tidak boleh dipersulit dalam memperoleh pupuk bersubsidi tersebut dan dapat menggunakan KTP untuk penebusan.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyatakan bahwa perusahaan siap mengimplementasikan Perpres tersebut dan memastikan distribusi pupuk bersubsidi dilakukan tepat jumlah dan tepat waktu pada musim tanam perdana tahun 2025.

Dengan alokasi pupuk bersubsidi yang lebih besar dan skema distribusi yang lebih efisien, diharapkan kebutuhan pupuk bagi petani dapat tercukupi, mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index