Waspada dengan Saham Gorengan, Begini Ciri dan Cara Antisipasinya

Senin, 11 Maret 2024 | 20:56:57 WIB

VINANSIA.COM -- Investasi saham adalah upaya untuk meraih keuntungan dari fluktuasi harga saham perusahaan. Namun, di dalam dunia investasi, ada beberapa risiko yang harus diwaspadai, salah satunya adalah investasi dalam saham gorengan.

Saham gorengan menjadi perhatian karena potensinya untuk mendatangkan keuntungan besar sekaligus risiko kerugian yang signifikan. Untuk menghindari risiko ini, penting bagi investor untuk memahami apa itu saham gorengan dan ciri-cirinya.

Pengertian Saham Gorengan

Saham gorengan merujuk pada saham yang harganya sengaja dimanipulasi oleh pihak tertentu dengan tujuan mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin. Pihak yang terlibat dalam praktik ini sering disebut sebagai bandar, yang biasanya memiliki modal besar untuk mempengaruhi harga saham.

Investor ritel, terutama yang modalnya terbatas, sering kali menjadi korban utama dari praktik saham gorengan ini. Mereka sering kali terjebak dalam kepanikan untuk tidak ketinggalan peluang, disebut juga Fear of Missing Out (FOMO).

Contohnya, seorang atau sekelompok investor dengan dana besar memutuskan untuk memanipulasi harga saham suatu perusahaan. Mereka melakukan pembelian dan penjualan saham secara besar-besaran untuk meningkatkan harga saham tersebut.

Para investor kecil yang tergiur oleh kenaikan harga saham ini seringkali terjebak untuk membeli saham tersebut. Namun, ketika harga saham mencapai puncaknya, para penggoreng saham segera menjual saham mereka, meninggalkan investor kecil dengan saham yang harganya jatuh tajam.

Ciri-Ciri Saham Gorengan

Untuk menghindari jebakan saham gorengan, ada beberapa ciri khas yang harus diwaspadai:

Harga saham tidak mencerminkan fundamental perusahaan

Saham gorengan seringkali memiliki harga yang tidak sebanding dengan kinerja perusahaan. Investor dapat mencurigai saham ini jika harganya jauh lebih tinggi dari saham perusahaan sejenis dengan kinerja yang lebih baik.

Biasanya saham gorengan merupakan saham yang memiliki kinerja buruk tapi harga sahamnya sangat mahal. Bagaimana cara mengetahui saham tersebut mahal atau tidak? Cara paling gampang dengan membandingkan harga sahamnya dengan perusahaan yang sejenis.

Di Bursa Efek Indonesia, saham-saham saham telah dibagi menjadi beberapa kelompok industri seperti perbankan, energi, properti dan lain lain.

Apabila harga sahamnya lebih mahal dari rata rata industri padahal kinerjanya jauh lebih buruk dari rata rata industrinya, maka patut dicurigai, dan pantas untuk kita waspadai juga, bahwa saham tersebut sedang digoreng.

Nilai transaksi harian tidak wajar

Saham yang menjadi target untuk digoreng biasanya adalah saham perusahaan kecil atau menengah dengan volume transaksi harian yang kecil. Para penggoreng saham lebih suka mengincar saham-saham ini karena lebih mudah untuk dimanipulasi.

Biasanya yang menjadi target saham yang ingin digoreng adalah perusahaan perusahaan kecil dan menengah yang transaksi hariannya kecil.

Karena kalau si penggoreng saham ingin menggoreng saham blue chip seperti Telkom (TLKM) atau Bank BCA (BBCA), si penggoreng atau bandar akan kesulitan untuk mengakumulasinya karena perlu modal yang besar.

Karena itulah, para penggoreng saham atau bandar itu lebih memilih mengincar saham lapis 2 dan 3 yang lebih gampang untuk dimainkan. Ini karena mereka hanya perlu modal puluhan milar, dan mereka sudah bisa memainkan harga sahamnya.

Transaksi harian yang mencurigakan

Investor dapat melihat adanya pola transaksi harian yang mencurigakan, di mana volume transaksi tiba-tiba meningkat secara signifikan dan harga saham naik dengan cepat. Ini adalah tanda bahwa saham sedang digoreng oleh pihak dengan modal besar.

Biasanya ketika saham mulai digoreng bisa kita lihat dari transaksi hariannya. Semula transaksinya sepi tetapi mendadak ramai dan harganya naik dengan cepat. Dengan demikian, besar kemungkinan dan dapat dipastikan bahwa saham ini sedang digoreng oleh pihak bermodal besar.

Kesimpulan

Investasi saham adalah langkah yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang pasar dan risikonya. Menghindari jebakan saham gorengan adalah salah satu langkah penting dalam melindungi investasi Anda.

Dengan memahami apa itu saham gorengan dan ciri-cirinya, investor dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas dan mengurangi risiko kerugian dalam investasi saham.

Tags

Terkini