Mudik Gratis Bareng Pupuk Kujang, Pedagang Cuanki-Kupat Tahu Hemat Jutaan Rupiah

Rabu, 18 Maret 2026 | 11:13:14 WIB
Mudik Gratis Bareng Pupuk Kujang, Pedagang Cuanki-Kupat Tahu Hemat Jutaan Rupiah. (foto: Pupuk Kujang)

Peserta mudik gratis Pupuk Kujang menjangkau berbagai kalangan, mulai dari buruh hingga pedagang kaki lima. Program ini membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik.

KARAWANG, VINANSIA.COM – Menembus udara subuh di Cikampek, Laras Anjani (34) tampak bergegas menuju helipad Pupuk Kujang. Kedua tangannya menggandeng dua lengan kecil. Di pundaknya, Laras mengenakan gendongan yang membawa bayi yang menggelayut manja. Ia harus mengurus tiga anak sekaligus.

Suaminya pun tak kalah sibuk. Selain membawa beberapa tas jinjing, ia juga menggandeng dua anak lainnya. Pasangan suami istri itu membawa lima anak yang masih kecil-kecil.

Rombongan keluarga Laras akan mudik ke Banjarsari, Ciamis. Ia terdaftar sebagai peserta program Mudik Gratis Pupuk Kujang.

Awalnya, Laras tidak yakin bisa pulang kampung tahun ini karena gagal mendapatkan tiket kereta saat war ticket. Namun, saat iseng mencari informasi di Google dengan kata kunci mudik gratis, ia menemukan tautan website Pupuk Kujang di mesin pencarian.

Mudik gratis Pupuk Kujang. (foto: humas)

Tautan itu membawanya ke halaman khusus pendaftaran mudik gratis, hingga akhirnya ia berhasil mendaftarkan seluruh keluarganya.

“Akhirnya kami ada kepastian untuk mudik, bahkan secara gratis. Kalah war ticket kereta pun tidak masalah berkat program ini,” kata Laras saat ditemui pada acara pemberangkatan, Rabu pagi, 18 Maret 2026.

Laras mengaku program ini membuat keluarganya bisa menghemat jutaan rupiah. Bagi keluarganya, penghematan tersebut sangat berarti. Bahkan ia rela menginap di kawasan Pupuk Kujang. “Karena kalau berangkat naik kereta subuh, dikhawatirkan telat,” ujar Laras.

Setelah setiap hari mencari rezeki dengan berjualan kupat tahu di Cikarang, ia akhirnya bisa pulang ke kampung halaman tanpa harus memikirkan biaya transportasi. “Biaya ongkos bisa dihemat dan dialokasikan untuk kebutuhan lain,” katanya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Zaenal Muttaqien (41). Pedagang cuanki asal Garut itu kembali mengikuti program mudik gratis Pupuk Kujang tahun ini. Pria yang sudah merantau di Karawang sejak 1999 tersebut telah dua kali mengikuti program ini.

“Saya selalu berusaha ikut program mudik gratis ini karena lebih nyaman. Tidak perlu berdesakan di terminal, tidak perlu khawatir kecopetan, bahkan tidak perlu berdiri di bus,” kata Zaenal yang mudik bersama istri dan kedua anaknya.

Pelepasan bus mudik gratis yang diselenggarakan Pupuk Kujang pada momen Lebaran 2026. (foto: humas)

Menurutnya, program ini bukan hanya soal penghematan biaya dan kenyamanan perjalanan. Ia juga merasa perjalanan menjadi lebih cepat karena armada bus tidak berhenti terlalu lama di perjalanan.

“Biasanya waktu perjalanan jadi lebih ringkas. Kita tinggal duduk nyaman di bus,” ujar Zaenal.

Tahun ini, Pupuk Kujang kembali menggelar program mudik gratis dengan memberangkatkan 354 peserta ke berbagai wilayah tujuan. Sebanyak enam unit bus premium disiapkan untuk mengantar para pemudik.

Peserta mudik gratis yang diselenggarakan Pupuk Kujang pada momen Lebaran 2026. (foto: humas)

Direktur Utama Pupuk Kujang, Budi Santoso Syarif, mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat.

Menurut Budi, perjalanan mudik sering kali diiringi berbagai risiko. Oleh karena itu, sebelum keberangkatan, perusahaan juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi para peserta.

“Kami ingin semua peserta mudik bisa berangkat dengan kondisi sehat dan selamat sampai tujuan,” ujar Budi.

Program mudik gratis ini juga menjadi wujud komitmen Pupuk Kujang untuk tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Melalui program ini, secara tidak langsung kita juga membantu mengurangi kepadatan kendaraan di jalan saat arus mudik,” kata Budi. []

Tags

Terkini