VINANSIA.COM – Pasar kripto lagi-lagi diguncang koreksi besar pada Senin (7/4), dan meski sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan, tekanan jual belum sepenuhnya hilang.
Salah satu aset yang paling disorot adalah XRP, token kripto milik Ripple Labs, yang kini dinilai berada di ambang penurunan harga signifikan.
Berdasarkan analisis teknikal terbaru, XRP terlihat masih melanjutkan tren penurunan. Grafik harian menunjukkan XRP kini tengah menguji kembali area support penting di level $1,95 yang baru saja ditembus.
Yang makin bikin khawatir, XRP juga telah menembus pola klasik head and shoulders yang bersifat bearish dan ditutup di bawah Exponential Moving Average (EMA) 200. Ini adalah kali pertama XRP jatuh di bawah EMA 200, dan sinyal ini cukup kuat untuk menyebut XRP kini berada dalam fase pasar yang sangat bearish.
Dengan level support utama yang sudah jebol, dan tanpa adanya dukungan kuat di dekat harga saat ini, risiko penurunan harga lebih dalam jadi makin terbuka lebar.
Prediksi Turun 39% Jika Gagal Pulih
Menurut analisis dari CoinPedia, jika XRP gagal kembali ke atas level $1,95, maka peluang untuk jatuh lebih dalam ke support berikutnya di sekitar $1,20 sangat terbuka. Penurunan ini bisa mencapai 39% dari harga saat ini.
Harga Terkini dan Lonjakan Aktivitas Perdagangan
Hingga artikel ini ditulis, XRP diperdagangkan di kisaran $1,88, mencatatkan penurunan lebih dari 6,5% dalam 24 jam terakhir. Bahkan sempat menyentuh level terendah harian di $1,64.
Meskipun begitu, aksi jual ini justru memicu lonjakan aktivitas di pasar. Volume perdagangan XRP meningkat drastis hingga 420% dalam sehari terakhir, menandakan minat besar dari trader yang melihat peluang dari volatilitas tinggi ini.
Optimisme Masih Ada, Long Position Meningkat
Di tengah tren penurunan, data dari platform analitik Coinglass menunjukkan bahwa sentimen pasar mulai berbalik ke arah bullish. Trader mulai membuka posisi beli (long) dengan jumlah yang cukup signifikan.
Tercatat, sebanyak $35,4 juta posisi long dibuka di sekitar harga support $1,833. Sementara di sisi atas, terdapat $11,8 juta posisi short di level resistance $1,932. Artinya, banyak trader yang berharap harga XRP akan naik kembali dari posisi sekarang.
Bulls Balik Arah?
Meski secara teknikal masih tertekan, kondisi ini memperlihatkan adanya perlawanan dari pihak pembeli yang berusaha mempertahankan level-level penting. Jika XRP berhasil menembus kembali ke atas $1,95, maka peluang pemulihan harga bisa semakin terbuka.
Namun, jika gagal, bukan tidak mungkin XRP akan meluncur menuju support di $1,20 seperti yang diprediksi para analis.