Buku Think & Grow Rich

Terjemahan Bab 5 "Think & Grow Rich", Pengetahuan Khusus, Pengalaman Pribadi atau Pengamatan, Langkah ke-4 Jadi Kaya

Terjemahan Bab 5
Terjemahan Bab 5 "Think & Grow Rich", Pengetahuan Khusus, Pengalaman Pribadi atau Pengamatan, Langkah ke-4 Jadi Kaya

ADA dua jenis pengetahuan di dunia ini:

Pengetahuan Umum (General Knowledge)

Pengetahuan Khusus (Specialized Knowledge)

Pengetahuan umum, tidak peduli seberapa besar jumlah atau jenisnya, tidak akan banyak membantumu dalam mengumpulkan uang. 

Universitas-universitas besar di dunia mengumpulkan hampir semua jenis pengetahuan umum yang ada di peradaban manusia. 

Namun, mayoritas profesor atau dosen di sana tidak punya banyak uang. 

Mereka ahli dalam mengajarkan ilmu, tetapi mereka tidak ahli dalam mempraktikkan ilmu tersebut untuk menghasilkan kekayaan.

Pengetahuan tidak akan bisa menarik uang, kecuali jika pengetahuan tersebut diorganisasi dan diarahkan secara cerdas melalui rencana tindakan yang praktis, untuk mencapai target akhir yang jelas (yaitu menghasilkan uang).

Banyak orang gagal paham karena mengira kalimat "Pengetahuan adalah Kekuatan" (Knowledge is Power) adalah kebenaran mutlak. 

Padahal, itu keliru! Pengetahuan hanyalah POTENSI KEKUATAN. Pengetahuan baru akan benar-benar menjadi kekuatan nyata jika ia sudah diformulasikan ke dalam rencana tindakan yang jelas dan diarahkan ke target yang pasti.

Mata rantai yang hilang dari semua sistem pendidikan di dunia saat ini adalah: 

kegagalan sekolah untuk mengajari muridnya BAGAIMANA CARA MENGORGANISASI DAN MENGGUNAKAN pengetahuan setelah mereka mendapatkannya.

Banyak orang yang merasa minder dan menganggap diri mereka tidak bisa kaya hanya karena tidak pernah sekolah tinggi-tinggi. 

Ini adalah kesalahan besar! Orang yang mengira bahwa Thomas A. Edison adalah orang yang "tidak berpendidikan" hanya karena dia cuma sekolah formal selama tiga bulan, sebenarnya tidak paham arti kata "pendidikan" yang sesungguhnya.

Kata "Educate" (mendidik) berasal dari bahasa Latin, yaitu "Educo", yang artinya mengeluarkan dari dalam, mengembangkan dari dalam, atau tumbuh dari dalam.

Orang yang berpendidikan bukanlah orang yang otaknya penuh dengan hafalan teori atau ilmu pengetahuan umum. 

Orang yang berpendidikan sejati adalah orang yang berhasil mengembangkan kapasitas pikirannya sedemikian rupa, sehingga dia bisa mendapatkan apa pun yang dia inginkan dalam hidup (atau yang setara dengannya), tanpa melanggar hak-hak orang lain.

Kisah Terkenal: Henry Ford vs Koran Chicago

Selama masa Perang Dunia Pertama, sebuah koran di Chicago menerbitkan artikel yang menyebut Henry Ford sebagai "Orang Bodoh yang Tidak Tahu Apa-apa" (An Ignorant Idealist). 

Ford tidak terima dengan hinaan itu, lalu menuntut koran tersebut ke pengadilan atas kasus pencemaran nama baik.

Di dalam ruang sidang, pengacara dari pihak koran mencoba memojokkan Ford. 

Mereka ingin membuktikan kepada juri bahwa Ford memang benar-benar orang bodoh yang tidak berpendidikan. Mereka memberondong Ford dengan puluhan pertanyaan pengetahuan umum, seperti:

"Siapakah Benedict Arnold?"

"Berapa banyak tentara yang dikirim Inggris ke Amerika untuk meredam pemberontakan tahun 1776?"

Mendengar pertanyaan terakhir yang sangat tidak penting bagi bisnisnya itu, Ford akhirnya habis kesabaran. Dia menunjuk jarinya ke arah pengacara tersebut dan menjawab dengan tegas:

"Kalau saya benar-benar ingin menjawab pertanyaan bodoh Anda tadi, coba saya ingatkan satu hal. Di meja kerja saya, ada barisan tombol listrik. Saya tinggal menekan salah satu tombol tersebut, maka dalam sekejap saya bisa memanggil orang-orang pintar yang bisa menjawab pertanyaan apa pun yang ingin saya ketahui terkait bisnis yang sedang saya jalankan. Sekarang, coba beri tahu saya, buat apa saya mengotori otak saya dengan pengetahuan umum hanya untuk pamer kalau saya bisa menjawab pertanyaan Anda, padahal saya dikelilingi oleh orang-orang yang siap menyediakan pengetahuan apa pun yang saya butuhkan?"

Jawaban Ford yang sangat logis itu langsung membungkam sang pengacara. 

Semua orang di ruang sidang sadar bahwa itu adalah jawaban dari seorang pria yang berpendidikan sejati.

Henry Ford tahu cara menggunakan pengetahuan khusus dari timnya. 

Dia tidak perlu menghafal semua ilmu itu di kepalanya sendiri, karena dia memiliki tim Master Mind yang menyediakan semua informasi yang dia butuhkan. 

Dengan begitu, dia bisa fokus mengarahkan pikirannya untuk merancang rencana bisnis yang menghasilkan uang dalam jumlah raksasa.

Kamu Bisa Membeli Pengetahuan yang Kamu Butuhkan

Sebelum kamu bisa mengubah impianmu menjadi uang tunai, kamu wajib menentukan Pengetahuan Khusus apa yang kamu butuhkan untuk menjual jasa, barang, atau profesimu. 

Ingat, jika kebutuhan pengetahuan khususmu berada di luar kapasitas atau kemampuan pribadimu, jangan cemas! Kamu bisa mengatasinya dengan mudah melalui bantuan kelompok "Master Mind" kamu.

Pengumpulan kekayaan dalam jumlah besar menuntut adanya Kekuasaan (Power). Dan kekuasaan ini hanya bisa diraih melalui pengetahuan khusus yang diorganisasi secara cerdas dan diarahkan secara praktis. 

Namun, pengetahuan khusus itu tidak harus ada di dalam otakmu sendiri!

Paragraf di atas harus dibaca dengan penuh harapan dan keyakinan oleh orang-orang yang merasa minder karena tidak punya pendidikan formal yang tinggi.

Thomas A. Edison hanya sekolah selama tiga bulan sepanjang hidupnya, tetapi dia tidak kekurangan pengetahuan, bahkan dia menjadi salah satu penemu terhebat di dunia. Henry Ford tidak lulus sekolah menengah atas (SMA), tetapi secara finansial dia sukses luar biasa.

Mari kita luruskan satu hal: 

Henry Ford adalah salah satu orang paling kaya di dunia karena dia tahu cara mengorganisasi ilmu pengetahuan, bukan karena dia menghafal banyak ilmu di kepalanya sendiri.

Kamu bisa mendapatkan semua pengetahuan khusus yang kamu butuhkan dari berbagai sumber berikut ini:

(a) Pengalaman pribadi dan pendidikanmu sendiri.

(b) Pengetahuan khusus yang didapat melalui kerja sama dengan orang lain (Kelompok Master Mind).

(c) Sekolah, universitas, atau perguruan tinggi.

(d) Perpustakaan umum dan buku-buku (seperti buku yang sedang kamu baca ini).

(e) Kursus khusus, sekolah pelatihan, atau kursus online/korespondensi.

Saat kamu mengumpulkan pengetahuan khusus ini, kamu wajib mengorganisasinya ke dalam sebuah rencana tindakan nyata yang praktis demi mencapai target utamamu. 

Pengetahuan yang tidak diaplikasikan atau tidak digunakan adalah hal yang sia-sia!

Kalau kamu berniat untuk mengambil pelatihan atau kursus tambahan, pilihlah bidang kursus yang spesifik yang memang langsung mendukung tujuan bisnismu.

Salah satu kelebihan dari sistem kursus khusus atau kursus korespondensi adalah kepraktisannya. 

Sistem ini menawarkan fleksibilitas waktu bagi orang-orang yang ingin belajar sambil tetap bekerja mencari nafkah. 

Kelebihan lainnya, sistem kursus seperti ini biasanya menyediakan layanan konsultasi langsung yang sangat berharga bagi perkembangan bisnismu.

Pelajaran Penting dari Kegagalan Sistem Sekolah

Satu hal yang harus kita sadari dari sistem persekolahan konvensional adalah mereka tidak mengajarkan muridnya cara menjual pengetahuan setelah lulus. 

Banyak orang salah mengira bahwa begitu mereka memegang ijazah atau lulus kuliah, perjuangan mereka sudah selesai. Padahal, petualangan yang sesungguhnya baru saja dimulai!

Ijazah tidak menjamin kesuksesan finansial. Kemampuanmu untuk mengemas ilmu tersebut menjadi sebuah solusi yang bernilai komersial di mata masyarakat—itulah yang akan menentukan berapa banyak uang yang masuk ke rekeningmu.

Jalan Pintas Menuju Sukses Karier

Mari kita ambil contoh nyata di dunia kerja. 

Ada ribuan orang yang terjebak di posisi bawah atau menengah dalam karier mereka selama bertahun-tahun. 

Kenapa? Karena mereka tidak punya rencana yang spesifik untuk memasarkan diri mereka sendiri!

Kalau kamu ingin naik jabatan atau ingin bisnismu meledak, kamu harus melakukan dua langkah taktis ini:

Kuasai satu jenis pengetahuan khusus yang sedang sangat dibutuhkan oleh industri atau pasarmu saat ini.

Buat sebuah rencana promosi diri yang kreatif agar kemampuan khususmu itu terlihat menonjol dan diketahui oleh orang-orang yang memegang kendali kekuasaan (bos perusahaan atau investor).

Ide Kreatif Adalah Komoditas Termahal di Dunia

Sebagai penutup bagian ini, ingatlah prinsip fundamental ini: 

Tidak ada tarif tetap bagi sebuah IDE yang hebat!

Pengetahuan khusus bisa kamu beli dengan harga yang relatif murah di luar sana. 

Kamu bisa menyewa jasa pengacara, akuntan, insinyur, atau programmer andal dengan membayar gaji bulanan kepada mereka. 

Namun, IDE KREATIF tentang bagaimana cara menggabungkan pengetahuan khusus tersebut menjadi sebuah roda bisnis yang menghasilkan uang. Itulah komoditas yang nilainya tidak terbatas!

Orang yang sukses bukanlah orang yang sekadar mengoleksi ilmu pengetahuan di dalam kepalanya, melainkan orang yang memiliki Imajinasi dan Keyakinan untuk mengubah ilmu pengetahuan tersebut menjadi sebuah aksi nyata yang solutif bagi dunia!

Pelajaran Berharga dari Agen Pembelian Buku

Mari kita ambil sebuah pelajaran nyata dari kisah seorang pria yang mengawali kariernya dengan sangat menarik. 

Pria ini awalnya bekerja sebagai agen pembelian buku-buku hukum untuk sebuah firma hukum besar.

Suatu hari, dia menyadari sebuah masalah: 

banyak pengacara di luar sana yang kesulitan mencari buku hukum langka yang spesifik atau tidak tahu bagaimana cara menyusun perpustakaan pribadi mereka secara efisien.

Pria ini melihat sebuah peluang emas di sana. Dia tidak perlu sekolah hukum atau menjadi pengacara terlebih dahulu untuk bisa sukses. 

Dia hanya fokus mendalami satu Pengetahuan Khusus, yaitu memahami seluk-beluk dunia penerbitan buku hukum, di mana mencari cetakan langka, dan bagaimana menyusun sistem pengarsipan yang rapi untuk para pengacara.

Dia kemudian mengundurkan diri dari pekerjaannya dan mendirikan bisnis konsultasi sendiri. 

Tugasnya sederhana: 

membantu firma-firma hukum besar merapikan, mengurasi, dan melengkapi perpustakaan mereka.

Karena dia memiliki keahlian spesifik yang jarang dimiliki orang lain, bisnisnya langsung meledak! 

Dalam waktu singkat, dia bisa meraup keuntungan yang jauh lebih besar dibanding gajinya saat menjadi karyawan biasa.

Pengetahuan Saja Tidak Cukup, Kamu Butuh Rencana Penjualan!

Kisah agen buku di atas membuktikan satu hal penting: 

Pengetahuan khusus itu melimpah dan murah harganya. 

Yang mahal dan dicari orang adalah kemampuan untuk mengemas dan menjual pengetahuan tersebut ke dalam rencana tindakan nyata yang menghasilkan solusi bagi orang lain.

Banyak orang lulusan universitas terbaik yang menganggur atau gajinya pas-pasan. Hal itu terjadi bukan karena mereka bodoh, melainkan karena mereka tidak pernah diajari cara membuat sebuah "Rencana Penjualan Diri" yang efektif.

Jika kamu ingin kemampuanmu dihargai mahal oleh pasar, kamu harus tahu:

Siapa target pasarmu secara spesifik?

Masalah besar apa yang bisa kamu selesaikan untuk mereka?

Bagaimana cara mengomunikasikan solusimu agar mereka mau membayar mahal jasamu?

Ketika kamu berhasil menyatukan Pengetahuan Khusus dengan Rencana Pemasaran yang Kreatif, di situlah keran kekayaan finansialmu akan mulai mengalir deras tanpa batas.

Kuasai Spesialisasimu!

Sebagai penutup dari Bab tentang Pengetahuan Khusus ini, mari kita rangkum poin-poin fundamentalnya agar bisa langsung kamu praktikkan dalam kehidupan sehari-hari:

Berhentilah Menjadi Generalis: Jangan mencoba menguasai semua hal secara setengah-setengah. Dunia tidak membayar orang yang tahu sedikit tentang banyak hal. Dunia membayar mahal orang yang tahu banyak tentang satu hal spesifik.

Manfaatkan Tim Master Mind: Jika kamu butuh ilmu akuntansi, sewa akuntan. Jika kamu butuh ilmu pemrograman, sewa programmer. Tugas utamamu sebagai pemimpin adalah mengorganisasi dan mengarahkan pengetahuan mereka untuk mencapai satu target bisnis yang pasti.

Miliki Ide Kreatif: Ingat kembali kisah Henry Ford dan Charles M. Schwab. Mereka tidak memiliki semua ilmu pengetahuan di kepala mereka, tetapi mereka memiliki Imajinasi dan Keyakinan untuk menyatukan ilmu-ilmu tersebut menjadi sebuah mesin pencetak uang.

Pesan Terakhir: Pintu kesuksesan finansial terbuka lebar bagi siapa saja yang mau melangkah maju secara spesifik. Tentukan bidangmu, kuasai pengetahuan khususnya, buat rencana aksinya, dan eksekusi sekarang juga tanpa menunda-nunda lagi!

*Terjemahan ini dibuat setelah saya membaca buku Think and Grow Rich versi terjemahan bahasa Indonesia, yang ternyata banyak bagian yang kurang enak dibaca sehingga saya kurang bisa memahaminya dengan baik. Jadi saya cari versi original bahasa inggrisnya, lalu saya terjemahkan kembali dengan bantuan AI, lalu saya review lagi untuk diedit, agar mudah dipahami oleh semua orang, agar kita semua bisa bebas finansial alias kaya raya.

#buku

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index