VINANSIA.COM - PT Arsynergy Resources adalah perusahaan yang bergerak di sektor pengolahan gas bumi di Indonesia, dengan pengolahan gas dari Lapangan Migas Bukit Tua yang dikelola oleh Petronas Carigali Ketapang 2 Limited.
Berbasis di Gresik, Jawa Timur, perusahaan ini mengolah gas bumi menjadi tiga produk utama: LPG (Liquefied Petroleum Gas), Kondensat, dan Lean Gas. Produk-produk ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri, serta mengurangi ketergantungan pada impor LPG yang selama ini menjadi tantangan bagi sektor energi Indonesia.
Sebagai investor dan operator LPG Extraction Plant, Arsynergy Resources menggunakan teknologi Turbo Expander berlisensi Score-B Ortloff (USA), yang memungkinkan perusahaan untuk mengekstrak gas dengan tingkat efisiensi tertentu. Produk LPG yang dihasilkan difokuskan untuk memenuhi permintaan domestik, sementara Kondensat dijual ke perusahaan swasta untuk diproses lebih lanjut. Lean Gas yang dihasilkan perusahaan ini disalurkan ke PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gresik untuk mendukung pasokan energi listrik.
Masalah Hukum yang Dihadapi Perusahaan
Pada 2 September 2022, PT Arsynergy Resources menggugat tiga perusahaan asing—Technics Offshore Engineering PTE, LTD, Samadhi Capital, dan Lego Industry PTE LTD—ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan ini berhubungan dengan pengalihan hak tagih atas pelunasan lima unit NGCE (Natural Gas Compression Equipment) senilai US$5,785 juta atau sekitar Rp86,31 miliar. Arsynergy mengklaim bahwa ketiga perusahaan tersebut tidak memiliki kekuatan hukum yang sah dalam melakukan pengalihan hak tagih terkait peralatan kompresi gas alam tersebut.
Melalui gugatan ini, Arsynergy meminta pengadilan untuk menyatakan bahwa ketiga perusahaan tersebut telah melakukan perbuatan melawan hukum dan meminta agar pengalihan hak tagih atas lima unit NGCE dibatalkan serta menghentikan penagihan pelunasan yang terus dilakukan. Gugatan ini terdaftar dengan nomor perkara 511/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst pada 5 September 2022.
Struktur Kepemilikan dan Manajemen
PT Arsynergy Resources dimiliki oleh dua entitas utama: Arsynergy Investment, yang memegang 51% saham, dan Tricore Synergy, yang memiliki 49% saham. Untuk pengelolaan perusahaan, Azhar Risyad Sunaryo menjabat sebagai President Director, dengan didampingi oleh empat direktur lainnya:
- Ir. Achmad Harijanto, MM (Managing Director)
- Andryan Rahman Sunaryo, S.E., B.Com (Finance & GA Director)
- Anthony Rahmat Sunaryo (Operation Director)
Dewan Komisaris perusahaan terdiri dari:
- Ir. Sunaryo Suhadi, MBA (President Commissioner)
- Giga Mahendra Harijanto, M.Eng (Commissioner)
- Dr. (H.C.) Hendarman Soepandji, S.H. (Independent Commissioner)
Izin Usaha dan Regulasi
Pada 13 Januari 2017, PT Arsynergy Resources memperoleh izin usaha untuk mengelola gas bumi yang diterbitkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Izin tersebut berlaku selama 15 tahun dan memberikan dasar hukum bagi Arsynergy untuk beroperasi dalam pengolahan gas bumi di Indonesia.